Selayang Pandang


A. PROFIL SELAYANG PANDANG PERPUSTAKAAN TAWANGMANGU

Perpustakaan Dari Dekat. 
Ruang perpustakaan (2010)
Perpustakaan Umum Kelurahan Tawangmangu  Edelweis berdiri tahun 2001 oleh masyarakat Tawangmangu. Berlokasi di komplek Kantor Kelurahan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah. Berdekatan dengan SD Negeri 01,02 dan SMP Negeri Tawangmangu dengan Luas Perpustakaan 66 m3. (Saat ini Perpustakaan pindah ke ruang yang dulu merupakan ruang PKK lama, masih satu komplek dengan Kantor Kelurahan Tawangmangu). Letak sangat strategis karena berada di jalan besar ke Kota Pariwisata Tawangmangu. Pernah mendapatkan bantuan Block Grant dari Bank Dunia IDA (Internasional Development Association) berupa dana hibah Proyek Pengembangan Perpustakaan Umum dan Sekolah (library Develpment Project), tingkat Propinsi Jawa Tengah tahun 2002-2004.  Kesempatan kedua mendapatkan small grant oleh CCFI (Coca Cola Foundation Indonesia) ketika mengikuti ' Seminar Perpustakaan Desa di Hotel Muria Semarang 3 Juli 2005. Pada saat itu Perpustakaan Umum Kelurahan Tawangmangu mendapatkan kesempatan menjadi salah satu 'pilot project' (proyek Percontohan), dan dibukukan berseri berjudul 'Panduan Rumah Belajar' jilid 1 dan 2, di launching di Perpustakaan Nasional Jakarta, 6 Juli 2006. Pengunjung sejak tahun 2006-2011 berjumlah 1892. 

Fasilitas Perpustakaan berupa, 3 komputer (bantuan dari CCFI), peralatan permainan antara lain, building block, puzzle table, organ, gitar, papan tulis. CD Film, CD Rom,  menyediakan rak 'Hasil Karya Anak' untuk komunitas anak-anak, dan rak jual beli peralatan edukatif dls. Sejak diadakannya Rumah Belajar di Perpustakaan (pada saat itu berlabel, Perpustakaan, Rumah Belajar dan Informasi Wisata Edelweis), maka kegiatan di perpustakaan semakin semarak, struktur organisasi terdiri dari dua term yang diketuai dua struktur yaitu Ketua Perpustakaan, Koordinator dan sekretaris.

Rumah Belajar terdiri dari 7 layanan antara lain : 
1. Layanan Bidang Kesenian
2. Layanan Bidang Pustaka dan Administrasi
3. layanan Bidang Olah Raga
4. Layanan Bidang Peningkatan Prestasi Belajar
5. Layanan Bidang Ketrampilan 
6. Layanan Bidang Agrobisnis
7. Layanan Bidang Pengembangan Perpustakaan

B. KEGIATAN DI PERPUSTAKAAN
Sistem yang digunakan dalam program rumah belajar adalah 'Belajar tidak saja memasukkan bebagai informasi ke dalam diri (outside in) tetapi juga menjadikan apa yang ada dalam diri(inside out) keluar menjadi tutur kata, sikap, perilaku, ketrampilan, keahlian dan apa saja yang diperlukan manusia untuk meningkatkan kualitas hidupnya' (Diambil dari Buku Panduan Rumah Belajar jilid 1), dengan tema, centering comunity, diharapkan mampu mengaktualisasikan diri secara maksimal dengan pemanfaatkan sistem tepat guna untuk menjawab fenomena lingkungan sekitar. 
(Bersambung)

Tidak ada komentar:

Ubah Pilihan Bahasa / Edit Language Translation