Memainset Out Bond Edukatif (Garden Party)

Berkunjung ke BPTO
ke Taman Balekambang
       Pertama kali diperkenalkan kata 'bermain', untuk melengkapi 'Rumah belajar' yang akan kami setting di Perpustakaan Edelweis, kemudian teman mengusulkan nama Garden Party ketika kami diperkenalkan Rumah Belajar atau 'home schooling' oleh Cocacola Foundation Indonesia. Kami mengembangkannya menjadi Out Bond Educative,  lebih memiliki tujuan. Umumnya peserta adik-adik tingkat Sekolah Dasar dan SMP. Belum ada koordinasi yang maksimal selama kami mengadakan Out Bond Edukative Garden Party, lebih bertujuan bersenang atau having fun dengan adik-adik setelah mengikuti jadwal padat di sekolah mereka atau sehabis ujian merefresh sejenak ruang penat mereka untuk sekedar menghibur diri keluar area sekaligus mengunjung tempat-tempat wisata di daerah kami, manfaat lain adalah lebih mencintai daerah sendiri. Sebagai pengelola, membagi jadwal out bond tidak semudah menyusun jadwal belajar untuk adik-adik. Karena Perpustakaan bukanlah milik sekolah formal, namun alhmdlah kegiatan tersebut masih bisa berjalan (namun baru-baru ini vakum untuk sementara waktu). Masalah yang dihadapi khususnya dalam mengadakan Out Bond tersebut adalah pendanaan, sementara ini kami masih memakai sistem ramai-ramai bersama adik-adik (kadang dengan sukarela saya dan teman merogoh kocek agar outbond bisa berjalan).
      Saya mengadakan survey sebelum berkunjung ke  area seperti ketika akan berkunjung ke Candi Cetho. Semula saya ingin membatalkan kunjungan tersebut mengingat cuaca musim hujan. namun adik-adik bersikeras untuk datang kesana. Dari Tawangmangu kami naik bus menuju Karangpandan, sampai di sana, kami mencari bus mini yang menampung adik-adik (waktu itu berjumlah 12 anak), ternyata bapak sopir yang baik hati itu mau menunggu bahkan mencarikan lokasi tempat petik daun teh (salah satu program bidang study selain mengunjungi Candi Cetho adalah adik-adik diajarkan "cara Petik Teh'). Padahal waktu itu hujan rintik-rintik. Setelah selesai kami pulang. Aduh, adik-adik pada masuk angin dan muntah-muntah, kami sampai bingung mencari kendaraan untuk mengantar mereka pulang. Setelah minum teh hangat dan nasi soto kamipun berpisah satu per satu.
     Lain halnya ketika mengadakan Garden Party di Sungai Samin, tepatnya di GriyoKulo (sekarang bernama griyo Tawang). Jumlah peserta cukup banyak pada waktu itu sekitar 50 peserta bahkan ada adik yang mengajak embah mereka. Mula-mula kami memberi tahukan tentang fungsi Bendungan, kemudian kami beramai-ramai membuat bedungan, Setelah selesai berenang, kami makan ketela godog dan ketela goreng di tampah (piring besar terbuat dari bambu), dan minum air sere hangat dan jahe hangat, acara terakhir adalah bernyanyi dan main tebak-tebakkan (sayangnya waktu itu tidak sempat berfoto bersama adik-adik).
     Outbond Garden Party terakhir dengan mengunjungi BPTO (Badan Penelitian Tanaman Obat) di Kalisoro. Kami diberi kesempatan untuk melihat film ketika presiden RI bapak SBY berkunjung ke BPTO, terdengar beliau berdialog dalam bahasa Jawa dengan seorang staf BPTO,"Iki tanaman opo?"." Sawo Jepang Pak". Terlihat sawo Jepang ukurannya lebih kecil dari sawo biasa. Kalau tidak salah ada sekitar 925 species tumbuhan obat-obat yang tersebar di seluruh Indonesia (maaf kalau salah), adik-adik nampak asyik dan melihat dengan seksama, namun ada juga yang tidak sabar ingin lekas-lekas berenang ke Taman Balekambang. berenang merupakan salah satu program kami kebetulan di daerah kami daerah wisata terdapat beberapa kolam renang. Wah  kalau sudah di air sampai lupa waktu.

Tidak ada komentar:

Ubah Pilihan Bahasa / Edit Language Translation